Cerita Singkat Slodoran

Permainan ini memerlukan lapangan kurang lebih sebesar lapangan bulutangkis, yang dibagi menjadi enam ruangan dengan bentuk lapangan dua-dua memanjang. Lapangan tersebut dibagi dua memanjang kemudian dibagi tiga ke arah lebarnya. Pemainnya harus beregu dengan jumlah lima orang personel setiap regu.

Congklak

Permainan congkak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congkak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congkak atau buah congkak. Umumnya papan congkak terbuat dari kayu dan plastik, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Pada papan congkak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisi kananya dianggap sebagai milik sang pemain.

Jumpritan Singitan / Petak Umpet

Jumpritan Singitan / Petak umpet adalah sejenis permainan yang bisa dimainkan oleh minimal 2 orang, namun jika semakin banyak akan semakin seru.
Dimulai dengan Hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi "kucing" (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi). Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 10, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apasaja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi (tempat jaga ini memiliki sebutan yang berbeda di setiap daerah, contohnya di beberapa daerah di Jakarta ada yang menyebutnya INGLO, di daerah lain menyebutnya BON dan ada juga yang menamai tempat itu HONG). Setelah hitungan sepuluh (atau hitungan yang telah disepakati bersama, misalnya jika wilayahnya terbuka, hitungan biasanya ditambah menjadi 15 atau 20) dan setelah teman-temannya bersembunyi, mulailah si "kucing" beraksi mencari teman-temannya tersebut.

Cublak-cublak Suweng

Permainan ini dimainkan olehbeberapa anak/orang, tetapi minimal tiga orang. Akan tetapi lebih baik antara 6 sampai delapan orang. Tujuan dari permainan ini adalah Pak Empo menemukan anting (suweng) yang disembunyikan seseorang.

Tekongan

“Te‭”‬,‭ ‬dibaca layaknya pengucapan‭ “‬tempe‭”‬.‭ ‬Permainan murah meriah—bahkan bisa dikatakan tak perlu mengeluarkan budget khusus‭—‬sekaligus membutuhkan keuletan dari para pemainnya.‭ ‬Selain itu,‭ ‬permainan ini pun melatih daya fisik para pemainnya.‭ ‬Sebab,‭ ‬sepanjang permainan permain harus berlari dan berkelit dengan cepat.‭ ‬Pemain yang mempunyai kemampuan berlari yang‭ “‬Siip‭” ‬sangat diperhitungkan.‭ ‬Permainan ini sudah terwariskan turun temurun di desa saya‭ di ‬Meger,‭ ‬Ceper,‭ ‬Klaten‭, Jawa Tengah, ‬entah sejak kapan.‭ ‬Sistem permaian ini,‭ ‬tidak berbeda jauh dengan aturan permaian petak umpet yang sangat fenomenal di‭ ‬Indonesia.‭ ‬Hanya saja media permainannya yang lain.

Bentengan

Bentengan, adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing – masing terdiri dari 4sampai dengan 8 orang. Masing – masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai ‘benteng’.

Egrang

Orang Jawa mengenal berbagai macam jenis permainan tradisional, yang sekarang tidak lagi ditemukan. Berbagai macam permainan tradisional tersebut memberi ruang ketrampilan bagi pemakainya. Dalam kata lain, permainan tradisional Jawa tidak menempatkan relasinya hanya pasif. Lebih dari itu harus aktif dan kreatif. Sebab, permainan tradisional Jawa memberikan rangsangan kreatif bagi relasinya.

Home

Cerita Singkat Slodoran

E-mail Print PDF

Permainan ini memerlukan lapangan kurang lebih sebesar lapangan bulutangkis, yang dibagi menjadi enam ruangan dengan bentuk lapangan dua-dua memanjang. Lapangan tersebut dibagi dua memanjang kemudian dibagi tiga ke arah lebarnya. Pemainnya harus beregu dengan jumlah lima orang personel setiap regu.

Read more...
 

Cerita Singkat Bantengan

E-mail Print PDF

Seni Bantengan. Kesenian rakyat Bantengan berasal dari Kecamatan Pacet tepatnya di desa Made yang dahulunya merupakan desa yang berdekatan dengan lereng Gunung Welirang. Konon kawasan hutan tersebut banyak hidup bermacam-macam hewan liar termasuk diantaranya Banteng yang saat ini sudah punah. Pada saat itu, seorang penduduk desa Made yang bernama Paimin tengah memasuki hutan dan mendapatkan seonggok kerangka Banteng yang masih lengkap. Kerangka Banteng itu dengan susah payah dibawah pulang dan dibersihkan kemudian ditempatkan di salah satu tempat rumahnya.

Read more...
 

Gallery


Tari-tarian

srimpi
Image Detail

Pariwisata

balekambang...
Image Detail

Seni Rakyat

Reog Ponorogo Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai ko...
 
Wayang Kulit Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia, yang terutama berkembang di Jawa. Wayang kulit dimainkan oleh seorang ...
 
Ludruk Ludruk adalah kesenian drama tradisional dari Jawa Timur. Ludruk merupakan suatu drama tradisional yang diperagakan ol...